Diduga Gondol Motor Trail Honda CRF, Pria di Mamuju Kabur ke Hutan dan Tinggalkan Kendaraan Curian

Dikejar hingga Masuk ke Hutan
Amiruddin menjelaskan, jajaran personel Polsek Tapalang langsung bergerak cepat menuju lokasi di Desa Takendeang begitu menerima laporan akurat dari masyarakat mengenai keberadaan R di desa tersebut. Namun, proses penangkapan tidak berjalan mulus lantaran pelaku yang menyadari kedatangan petugas langsung mengambil langkah seribu.
Tersangka R nekat melompat dan kabur ke dalam rimbunnya pepohonan hutan di sekitar lokasi kejadian. Dalam kepanikan tersebut, ia memilih meninggalkan begitu saja sepeda motor trail hasil curian yang dibawanya agar bisa bergerak lebih cepat menghindari kejaran petugas.
"Terduga pelaku R masih dalam pengejaran aparat kepolisian setelah diduga melarikan diri masuk ke kawasan hutan," ujarnya menerangkan status pengejaran.
Ubah Warna Motor Jadi Hijau Tosca demi Kelabui Petugas
Dari hasil proses identifikasi fisik kendaraan yang dilakukan oleh anggota Polsek Tapalang di lapangan, Amiruddin memastikan secara akurat bahwa motor yang ditinggalkan oleh R tersebut memang merupakan barang bukti hasil kejahatan pencurian yang sebelumnya telah resmi dilaporkan hilang di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah.
Untuk memuluskan pelariannya dan agar tidak memancing kecurigaan orang lain, R ternyata sempat melakukan modifikasi minor pada tampilan luar motor tersebut sebelum akhirnya terendus oleh polisi.
"Warna asli kendaraan berwarna hitam telah diganti menjadi hijau tosca, diduga untuk menghilangkan identitas kendaraan dan mengelabui petugas maupun masyarakat," ungkap Amiruddin mengenai modus operandi pelaku.
Saat ini, barang bukti satu unit sepeda motor trail yang ditinggalkan oleh R telah diamankan di markas Polsek Tapalang untuk dilakukan pendataan awal.
Rencananya, kendaraan tersebut akan segera diserahkan kepada penyidik Satreskrim Polres Mamuju Tengah guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Sementara itu, pengejaran terhadap R di area hutan masih terus diintensifkan oleh petugas gabungan di lapangan.
Sebelumnya: Dinas LH Banten Minta Pengelola TPA Rutin Siram Sampah Cegah Kebakaran
Selanjutnya: Yusril Tak Berharap KPK Ambil Alih Kasus Febrie, Minta Kejagung Profesional
Artikel Terkait
- Tanpa Messi, Timnas Argentina Pulang Usai Gagal Juarai Piala Dunia
- KPK Jadwalkan Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi Pekan Ini
- Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Surabaya Buka Layanan Hotline untuk Memudahkan Warga Mengadu
- Waka Komisi III DPR Kritik Hotman soal Febrie: Gak Usah Bawa-bawa Presiden
- Kata Mbappe soal Jadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia tapi Perancis Kalah 6-4 dari Inggris
- PM Israel Dukung Argentina di Final Piala Dunia, Sebut Presiden Milei Sahabat
- Dilaporkan 11 Juli, Admin TheKerupuk Jadi Tersangka Empat Hari Kemudian, LBH Soroti Prosesnya
- Sungai Kampar di Riau Tercemar Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Walhi: Aparat Harus Cepat Bertindak
