Gibran Respons Komentar Guru di IG soal Sekolah Rusak dengan Kunjungan ke Rokan Hilir

Melalui kehadiran Gibran ini, Desi berharap sekolahnya dapat diperbaiki agar menjadi lebih layak agar proses belajar mengajar lebih optimal.
“Semoga sekolah ini lebih maju lagi dengan kedatangan Bapak Wakil Presiden, Bapak Gibran Rakabuming. Semoga sekolah ini juga bisa diperbaiki, itu harapan kami sebagai guru di sini, anak-anak juga,” ujar Desi.
Dari keterangan Sekretariat Presiden, bangunan sekolah mengalami sejumlah kerusakan, lubang besar di lapangan, serta tanah rawa tanpa pagar di bagian dalam sekolah.
Kerusakan terletak baik di atap, plafon, dinding, dan pintu sekolah.
Desi mengungkap Gibran juga sempat menggelar pertemuan langsung dengan para orangtua murid dalam kunjungannya kemarin.
Salah satu orangtua murid, Muhari Siregar, mengungkap Wapres Gibran akan membantu rehabilitasi sekolah.
“Gedungnya sudah rapuh, bangunannya miring, lapangan untuk ekstrakurikuler sulit, lapangan upacaranya juga,” terang Muhari.
Selain masalah sekolah, Muhari mengungkap, bahwa Gibran juga memberikan kesempatan kepada para orangtua murid yang berprofesi sebagai petani dan nelayan, untuk menyampaikan berbagai kesulitan mereka.
“Hal-hal lain, misalnya, keluhan kami soal ketersediaan solar, infrastruktur jalan ke pertanian juga bakal ditindaklanjuti. Jadi juga termasuk pupuk subsidi, pupuk subsidi akan disediakan berikutnya. Karena selama ini kami juga kesulitan mendapatkan pupuk subsidi di desa kami ini,” ujar dia.
Dalam kunjungan ini, Gibran didampingi Plt Gubernur Riau Sofyan Franyata Hariyanto, Bupati Rokan Hilir Bistamam, Sekretaris Daerah Rokan Hilir J. Fauzi Efrizal, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rokan Hilir Nur Hidayat, Kepala Dinas Kesehatan Rokan Hilir Afridah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Yulisma, hingga Anggota DPRD Rokan Hilir Basiran Nur Efendi.
Sebelumnya: Waka MPR Sebut Peningkatan Literasi Nasional Tidak Boleh Berhenti
Selanjutnya: Arsene Wenger Jawab Kritik Aturan Jeda Minum Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
- Sampah Menumpuk di Rusun Waduk Pluit, Pramono: Saya Minta Diselesaikan 8-10 Hari
- Prabowo Banggakan Bank Emas Indonesia: Sudah Mengelola 153 Ton Emas!
- PP 30/2026: Unduh Data Perusahaan Kena Tarif Rp 500.000, Paket 100 Perusahaan Rp 5 Juta
- Mengapa Embun Upas Sering Muncul di Dataran Tinggi Dieng?
- Merapi Belum Aman Didaki, BPPTKG Ungkap Risiko Erupsi Eksplosif
- Hutan Lindung di Bali Utara Terbakar, Pemadaman Terkendala Medan Terjal
- Sekjen PKB Soroti Fenomena AI Bikin Kiai Rendah Diri di Hadapan Santri
- Pilih Rasuna Said Dibanding Bundara HI untuk CFD, Warga: Lebih Sepi, Lebih Fokus Olahraga
