Ditunjuk Jadi Direktur Sepakbola, "Misi Penebusan" Alfredo Vera di Persipura

Namun, perjalanan Alfredo bersama Persipura tidak selalu berakhir manis. Pada 2021, dia kembali dipercaya menangani tim menggantikan Jacksen F. Tiago yang diberhentikan setelah Persipura terpuruk di papan bawah klasemen Liga 1.
Saat itu, Alfredo gagal mengangkat performa tim. Persipura akhirnya terdegradasi ke Liga 2, mengakhiri kiprah panjang klub yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Indonesia.
Lima tahun berselang, Alfredo kembali ke Stadion Mandala dengan tanggung jawab yang berbeda. Bukan lagi sebagai pelatih kepala, melainkan sebagai Direktur Sepakbola yang akan menentukan arah teknis klub.
Dalam jabatan tersebut, Alfredo bertugas menyusun strategi pembangunan tim, mulai dari kebijakan transfer pemain, pengembangan akademi, menjaga filosofi permainan Persipura, hingga berkoordinasi dengan pelatih kepala.
Tugas itu akan dijalankannya bersama Esteban "Mocha" Busto sebagai Wakil Direktur Sepakbola.
Media Officer Persipura Jayapura, Evert Joumilena, mengatakan bahwa penunjukan Alfredo Vera merupakan bagian dari langkah klub memperkuat tata kelola yang lebih profesional dan berorientasi jangka panjang.
"Penunjukan Alfredo Vera menjadi bagian dari langkah Persipura memperkuat tata kelola klub yang lebih profesional dan berorientasi jangka panjang," kata Evert dalam keterangan resmi, Rabu (15/7/2026).
Menurut Evert, pengalaman Alfredo Vera dan Mocha Busto serta pemahaman keduanya terhadap karakter sepak bola Papua diharapkan mampu membangun sistem pembinaan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
Kini, tantangan terbesar Alfredo bukan lagi menyusun strategi dari pinggir lapangan, melainkan membangun fondasi sepak bola Persipura dari balik meja manajemen.
Targetnya jelas, mengembalikan Mutiara Hitam ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah beberapa musim tertahan di Liga 2.
Sebelumnya: Wall Street Melemah, Konflik AS-Iran dan Lonjakan Harga Minyak Tekan Pasar
Selanjutnya: Periksa Bobby Rizaldi, KPK Dalami Pengaturan Audit BPK untuk Muara Enim
Artikel Terkait
- Seskab dan Menteri Ara Bahas Target Pemerintah Renovasi 400 Ribu Rumah di 2026
- Bentrok 2 Desa di Adonara NTT Kembali Terjadi, 2 Orang Tewas
- Isak Tangis Warnai Evakuasi Korban Ledakan Gudang Amunisi Gupusmu Madiun
- 1.147 Mahasiswa UPI Siap Mengajar di Ratusan Sekolah Jawa Barat
- PWI Polisikan Hotman Paris Buntut Ucapan 'Lu Punya Otak Nggak'
- Rusia Terus Gempur Ukraina, 13 Orang Tewas-50 Luka
- SDN Pocin 1 Depok Dibongkar untuk Jadi Rumah Kreatif, Kini Hampir Rata dengan Tanah
- Ngerinya Kebocoran Gas Paling Mematikan dalam Sejarah, 3 Ribu Orang Tewas
