PPP Dorong Keterwakilan Perempuan 30% Lebih di Legislatif pada Pemilu 2029

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan , Muhamad Mardiono, mendorong komposisi keterwakilan perempuan di legislatif lebih dari 30 persen pada Pemilu 2029.Ia mengatakan perempuan harus mendapatkan perhatian khusus dan ruang yang lebih besar untuk berkiprah di berbagai sektor strategis.
"Perempuan perlu mendapatkan perhatian khusus karena memiliki peran yang sangat dominan dalam membangun ketahanan nasional. Mereka berperan dalam tata kelola ekonomi, mengatur logistik di berbagai bidang, hingga turut berkontribusi dalam pembangunan dan pemerintahan. Karena itu, perempuan harus diberikan porsi yang lebih besar di berbagai sektor," ujar Mardiono dalam Rapat Pimpinan Nasional I Wanita Persatuan Pembangunan di Tangerang, Banten pada Jumat .
Mardiono menyampaikan ketentuan keterwakilan perempuan 30 persen dalam undang-undang merupakan langkah awal yang baik. Dia menilai ke depan porsi tersebut layak ditingkatkan, agar semakin banyak perempuan yang dapat mengambil peran strategis dalam organisasi dan pemerintahan.
"Kalau hari ini yang diatur dalam undang-undang baru mewajibkan keterwakilan perempuan sebesar 30 persen, menurut pandangan saya angka itu bisa dinaikkan. Perempuan harus diberikan ruang yang lebih besar untuk mendominasi berbagai sektor organisasi dan pemerintahan karena kontribusinya sangat besar bagi kemajuan bangsa," ujarnya.
Di internal PPP, Mardiono mendorong WPP sebagai organisasi sayap partai akan melengkapi struktur organisasi di seluruh tingkatan kepengurusan. Sehingga partainya semakin kuat menghadapi Pemilu 2029.
Mardiono mengatakan struktur organisasi yang kokoh akan memperkuat konsolidasi.
"Rapimnas ini menjadi langkah awal menyusun agenda menuju Pemilu 2029. WPP juga berkomitmen memenuhi seluruh struktur organisasi. Insyaallah badan-badan otonom lainnya akan melakukan hal yang sama sehingga seluruh keluarga besar PPP semakin solid dan kompak," tutupnya.
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: INFOGRAFIK: Muncul Hoaks Demonstrasi Ajak Masyarakat Stop Bayar Pajak
Selanjutnya: Warganya Tewas dalam Serangan di Selat Hormuz, India Protes Keras Iran!
Artikel Terkait
- Bobby Akan Tingkatkan Pelayanan Puskesmas di Nias: Biar Tak Semua Masyarakat ke RS
- LPTQ Tangsel Disebut Dapat Dana Hibah Rp 11 Miliar, Pemkot: Cuma Rp 4,75 Miliar
- Membongkar Brankas Eks Bupati Sukoharjo: Ada Emas 2,5 Kg dan Gepokan Miliaran Rupiah
- Polisi Pingsan Ditabrak Pelajar saat Mengatur Lalu Lintas di Bantul
- Peneliti Coba Rekayasa Nyamuk Jantan demi Bikin Malaria Musnah
- Pria Ditemukan Tewas di Hotel Mewah Jaksel, Ada Luka Tembak di Kepala
- Bupati Majalengka Optimistis Masa Depan Bandara Kertajati Cerah Saat Jadi Pusat Industri Dirgantara
- Prediksi Rafael Nadal, Spanyol Juara Piala Dunia 2026 dengan Syarat...
