Nelayan di Gianyar Hilang saat Melaut, Basarnas Kerahkan Drone Thermal untuk Pencarian

I Nyoman Darin diketahui melaut dari Pantai Lebih, Gianyar, Jumat pagi pukul 06.00 Wita.
Perahu miliknya ditemukan warga terdampar di Pantai Saba sekitar pukul 15.15 Wita. Penemuan perahu tanpa awak itu memunculkan dugaan korban terjatuh ke laut.
Tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 19.30 Wita dan langsung melakukan pencarian. Petugas menyisir bibir pantai ke arah barat dan timur dari lokasi ditemukannya perahu.
"Tim SAR tidak menurunkan alut (alat utama) laut untuk penyisiran karena air laut surut sehingga banyak bebatuan di bibir pantai dan juga jarak pandang sangat terbatas hingga berisiko membahayakan personel," ujar Sidakarya.
Penyisiran darat dilakukan hingga radius sekitar 1,5 kilometer dari lokasi penemuan jukung. Hingga pencarian dihentikan pada pukul 22.00 Wita, korban belum ditemukan.
Operasi pencarian dilanjutkan pada hari ini. Tim SAR gabungan mengerahkan tiga unit rubber boat dan 10 jukung nelayan untuk melakukan pencarian di area seluas 27,99 mil laut persegi (NM²).
Selain itu, drone thermal juga diterjunkan untuk membantu pemantauan dari udara.
Tim pencari juga melakukan penyisiran darat sejauh tiga kilometer ke arah timur dan barat dari lokasi penemuan perahu.
Sebelumnya: Dari Balik Jeruji, Tahanan Kasus Narkoba di Tanggamus Lampung Ucapkan Ijab Kabul
Selanjutnya: Eks Jenderal Nilai Operasional TNI Akan Terganggu jika Anggaran Pertahanan Dikurangi
Artikel Terkait
- Sidak Sekolah Rakyat Bali Rp 255 Miliar, Menteri PU Soroti Kegagalan Drainase
- Khofifah Telat Hampir 2 Jam ke Pasar Murah, Warga Pamekasan Sabar Menunggu demi Sembako Murah
- Niat Hati Bakar Rumput Kering demi Buka Jalan, Buntutnya Gedung Walet di Indramayu Nyaris Ludes Dilalap Api
- 10 Kecamatan di Kabupaten Bogor Kekeringan, 22.065 Jiwa Kesulitan Air Bersih
- Maling Modus Pecah Kaca Mobil Beraksi di Bekasi, HP hingga Dompet Raib
- Pukul Siswanya dengan Mistar karena Tak Hafal Perkalian, Guru di Lubuklinggau Dilaporkan ke Polisi
- Dunia Bergejolak, Korsel Berupaya Raup Untung Besar dari Senjata
- China Kebut Ambisi AI, Targetkan Jadi Nomor Satu Dunia Lima Tahun Lagi
