Alami Pendarahan Hebat, Warga Pulau Komodo Dievakuasi ke Labuan Bajo Pakai Speedboat

Kondisi tersebut memerlukan penanganan medis lanjutan di fasilitas kesehatan rujukan.
"Pasien dalam kondisi darurat," ucap Andreas.
Evakuasi darurat dilakukan menggunakan speedboat Padar Heritage Conservation (PHC).
Humas PHC, Yoanna Daely mengatakan, setelah mendapat pesan permintaan bantuan evakuasi, mereka langsung bergerak mempersiapkan armada dan seluruh aspek operasional dan keselamatan.
"Setelah kami mengonfirmasi kondisi pasien kepada dokter yang bertugas, tim segera mempersiapkan armada untuk melakukan evakuasi medis," ujar Yoanna.
Pasien diberangkatkan dari Pulau Komodo menuju Labuan Bajo sekira pukul 17.05 Wita menggunakan kapal Searider PHC. Setibanya di Labuan Bajo pada pukul 18.15 Wita.
"Pasien langsung dirujuk menggunakan ambulans menuju RSUD Komodo untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," tutur dia.
Ia menuturkan, PHC berkomitmen mendukung pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan darurat.
Sebelumnya: Eks Kepala PPATK Nilai Indikasi TPPU di Kasus Febrie Adriansyah Cukup Kuat
Selanjutnya: Saat Perancis Ikhlas Tak Ikhlas Jalani Laga Perebutan Peringkat 3 Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
- Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ditangkap Tak Jauh dari Sekolah
- 2 Pengedar Tembakau Sintetis di Serang Gunakan Anak sebagai Kurir
- Bangganya Fajar/Fikri Juara Japan Open di Momen 1 Tahun Kebersamaan
- Atlet Golf Jesslyn Wijaya Sempat Teriak saat Diduga Diculik di Acara Ultah
- Gagal Ikut Ujian Skripsi, Mahasiswi UNG Laporkan Ketua Jurusan ke Ombudsman
- Pria Ditemukan Tewas di Hotel Mewah Jaksel, Ada Luka Tembak di Kepala
- Dulu Ambil Air Pakai Ember, Kini Petani NTT Panen Dua Kali Setahun
- Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Hari Ini: Final Spanyol Vs Argentina
