Pabrik Bukhur di Tangerang Terbakar, Tiga Orang Alami Sesak Napas

Andia belum menjelaskan secara rinci penyebab ketiga korban mengalami sesak napas.
Sebab, hingga kini mereka masih menjalani penanganan medis di lokasi sehingga belum dapat dimintai keterangan.
Meski demikian, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.10 WIB. Sebanyak 50 personel diterjunkan ke lokasi dengan dukungan 14 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api.
Menurut Andia, proses pemadaman sempat terkendala angin kencang yang membuat kobaran api menjalar hingga menyeberang jalan.
Selain itu, kepadatan arus lalu lintas pada jam pulang kerja juga menghambat mobilisasi petugas menuju lokasi.
"Kondisi mulai kondusif setelah akses jalan ditutup dan disterilkan," ucap dia.
Hingga Senin malam, petugas pemadam kebakaran masih berupaya menjinakkan kobaran api di pabrik yang memproduksi bukhur, dupa, dan menyan tersebut.
Sebelumnya: Temuan Polisi soal Bos Perusahaan Tewas di Hotel St Regis Jakarta Selatan
Selanjutnya: Nenek di Pasuruan Tewas Mengenaskan di Rumahnya, Kalung dan Gelang Raib
Artikel Terkait
- Perdagangan Karbon Berpotensi Jadi Klaster Kejahatan Baru Sektor Kehutanan
- Edarkan Tembakau Sintetis via Medsos, 2 Mahasiswa di Jaksel Ditangkap Polisi
- Waka BGN Ungkap Prabowo Minta Seluruh Menteri Terkait Bantu Benahi MBG
- Dari Balik Jeruji, Tahanan Kasus Narkoba di Tanggamus Lampung Ucapkan Ijab Kabul
- 3 Zodiak yang Diprediksi Semakin Berdaya pada 17 Juli 2026, Ada Aries
- Kemensos Intens Dampingi Anak Yatim Piatu Kecanduan Hirup BBM di Sukabumi
- Komisi III DPR ke Kejagung, Sebut Kasus Terkait Oknum Bukan Institusi
- Liga Aspal Menteng, Anak-anak Dilatih Kekompakan Hingga Fair Dalam Bertanding
