Komparasi Motor Listrik VinFast Viper VS Honda Icon e:

KOMPAS.com/FATHAN Tiga motor listrik baru VinFast di Indonesia
Selisih Harga Tak Sampai Rp 2 Juta
Dari sisi performa, VinFast Viper jauh lebih agresif. Varian satu baterai dibekali motor listrik 3.000 watt dengan kecepatan maksimum 70 Kpj dan jarak tempuh 82 km.
Sementara versi dua baterai menggunakan motor 5.200 watt, mampu melaju hingga 90 Kpj, dan diklaim bisa menempuh 145 km dalam sekali pengisian penuh.
Sebagai perbandingan, Honda Icon e: memakai motor 1,81 kW (1.810 watt) dengan kecepatan maksimum 55 Kpj dan jarak tempuh 53 km.
Secara angka, Viper dua baterai menawarkan tenaga hampir tiga kali lipat dibanding ICON e:, dengan jarak tempuh yang juga hampir tiga kali lebih jauh.
KOMPAS.com/ADITYO Honda Icon e:
Viper Unggul Performa, Icon e: Menang Praktis
Meski kalah dalam performa, Honda Icon e: punya pendekatan berbeda. Motor ini dirancang sebagai skuter listrik harian yang ringan dan praktis. Bobotnya hanya 89 kg dan memiliki bagasi 26 liter, salah satu yang terbesar di kelas motor listrik ringkas.
Icon e: juga mendukung direct charging maupun off-board charging, sehingga baterainya bisa dilepas dan diisi di dalam rumah.
Di sisi lain, VinFast Viper mengandalkan teknologi yang lebih modern. Motor ini sudah memakai baterai LFP (Lithium Iron Phosphate), memiliki sertifikasi IP67 yang tahan air hingga kedalaman 0,5 meter selama 30 menit.
KOMPAS.com/Adityo Vinfast Viper, motor listrik sporty dari Vinfast dengan fitur keyless
Viper juga mendukung sistem battery swap yang memungkinkan penggantian baterai dalam waktu kurang dari satu menit.
Fitur konektivitasnya juga lebih lengkap, mulai dari layar TFT pintar, smart key, anti-pencurian, hingga pelacakan kendaraan melalui Bluetooth dan GPS.
Dari sisi pengisian daya, Viper satu baterai membutuhkan sekitar 4,5 jam, sedangkan Viper dua baterai sekitar 9 jam. Adapun Icon e: memerlukan 7 jam 20 menit untuk pengisian penuh.
KOMPAS.com/ADITYO Bagasi Honda Icon e:, bisa muat baterai
Jika diringkas, VinFast Viper lebih mengarah ke skuter listrik berukuran menengah dengan fokus pada performa dan stabilitas.
Sedangkan Honda Icon e: lebih menonjolkan kepraktisan, kemudahan pengendalian, dan kenyamanan untuk mobilitas sehari-hari di dalam kota.
Dengan harga yang saling berdekatan, pilihan akhirnya bergantung pada prioritas pengguna. Cari yang punya performa dan teknologi, atau kepraktisan untuk aktivitas harian.
Sebelumnya: Menteri PU Buka Suara soal Mutasi ASN, Bantah karena Surat Dinas ke AS Bocor
Selanjutnya: Kajian Teknis Pelican Crossing di JPO Tendean yang Ditabrak Truk Segera Rampung
Artikel Terkait
- Dosen UGM Terima Ancaman dan Doxing Usai Komentari Mutasi ASN Kementerian PU
- Perancis Takluk dari Spanyol, Kylian Mbappe dan Patrick Vieira Kritik Performa Tim
- Perlukah Sanksi untuk Parpol yang Tak Penuhi Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan?
- Iran Vs AS Merembet ke Mana-mana
- Ketum Kesthuri Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Gugat KPK ke PN Jaksel
- Setahun Pakai Denza D9: Ada Catatan Soal Jok Belakang dan Jarak Tempuh
- 3 Anggota KKB Tewas dalam Kontak Tembak di Yahukimo, 3 Senpi Diamankan
- Akan Ada 214,3 Juta Pemilih pada Pemilu 2029, Milenial Mendominasi
