Pabrik Dupa di Kampung Bayur Tangerang Kebakaran, 50 Personel Damkar Dikerahkan

Hingga Senin malam, petugas masih melakukan proses pemadaman. Menurut Andia, objek yang terbakar merupakan pabrik yang memproduksi bukhur, dupa, dan menyan.
Dalam peristiwa tersebut, tiga orang mengalami sesak napas akibat kepulan asap kebakaran.
"Tapi sudah aman ditangani rekan-rekan PMI," kata Andia.
Andia menjelaskan, proses pemadaman sempat terkendala akibat angin kencang yang membuat kobaran api merambat ke area lain.
Selain itu, kebakaran terjadi saat jam pulang kerja sehingga kepadatan lalu lintas sempat menghambat mobilisasi kendaraan pemadam kebakaran menuju lokasi.
"Di awal angin cukup kencang sehingga api menyeberang jalan. Ditambah padatnya orang saat jam pulang kerja. Kondisi mulai kondusif setelah akses jalan ditutup dan disterilkan," jelas dia.
Hingga berita ini ditulis, petugas masih berupaya memadamkan sisa kobaran api di lokasi kebakaran.
Sebelumnya: Kapan Manusia Pertama Kali Menyadari Ada Dinosaurus?
Selanjutnya: Kisah Awal Pertemuan Messi dan Lamine Yamal Sebelum Final Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
- Halte Kebon Sirih Ditutup hingga 20 Juli 2026 Imbas Pekerjaan Proyek MRT
- Berkas Lengkap, Kurir Sabu Jaringan Ko Erwin Dilimpahkan Bareskrim ke Jaksa
- Hensat Puji Keberpihakan Prabowo Berantas Korupsi di Kasus Febrie Adriansyah
- Mendagri Minta Pemda & Dekranasda Identifikasi Potensi Kerajinan Wilayah
- Polisi Kerahkan 389 Personel Amankan Konser Akbar di Monas Nanti Malam
- Hasil SEA V Cup 2026: Tekuk Tuan Rumah, Indonesia ke Semifinal Tantang Vietnam
- Standing Motor di Atas Jembatan, Pria Kampar Terjatuh ke Sungai dan Hilang
- Dorong Korban Dugaan Pelecehan Seksual di USU Buat Laporan Polisi, Polda Sumut : Ini Delik Aduan
