Cerita Damkar Karanganyar Evakuasi 5 Anak Kucing Berkat Laporan Seorang Ibu Hamil

Perempuan asal Bangsri Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Rere meminta bantuan petugas pemadam kebakaran untuk mengevakuasi anak kucing di plafon rumahnya pada Jumat (17/7/2026) sore.
Perempuan itu semula melihat adanya beberapa ekor anak kucing berada di atas plafon rumahnya.
Rere yang tengah kondisi hamil kemudian meminta bantuan petugas untuk mengevakuasi anak kucing tersebut.
Anak kucing terjebak di plafon rumah
Kasi Pemadam Damkar Satpol PP Karanganyar, Danang Kusuma Wardana menyampaikan, petugas mendapatkan laporan dari warga adanya anak kucing terjebak di plafon rumah sekitar pukul 16.30 WIB.
"Menurut keterangan saksi, anak-anak kucing tersebut berada di atas plafon tadi siang. Karena sedang hamil, pelapor tersebut kemudian melaporkan kejadian ini kepada pihak Damkar," katanya saat dihubungi Kompas.com.
Mendapatkan laporan itu, petugas kemudian langsung menuju ke lokasi untuk mengevakuasi anak kucing.
Evakuasi 5 ekor kucing
Setibanya di lokasi, petugas menggunakan tangga lantas membuka sebagian lembar plafon untuk mengeluarkan anak kucing.
"Tidak butuh waktu lama, 5 ekor anak kucing berhasil dievakuasi," terang dia.
Menurutnya, Damkar sesuai tupoksi memang bertugas untuk melakukan kegiatan pemadaman ataupun antisipasi terjadinya kebakaran.
Selain itu petugas juga memiliki tugas untuk penyelamatan atau evakuasi.
"Termasuk kucing itu tadi," jelas Danang.
Sebelumnya: Konflik Berdarah Adonara NTT, PDIP Minta Aparat Upayakan Mediasi
Selanjutnya: Transformasi Pelabuhan Dipercepat, Kemenhub Andalkan Green Smart Port
Artikel Terkait
- Kunci Sukses Timnas Voli Putra Bungkam Kamboja 3-0 di SEA V Cup 2026
- Tinjau Kerusakan Jalan Penghubung di Nias, Bobby Sebut Perbaikan Dimulai Agustus 2026
- Pengacara Don Ritto Ungkap Uang Rp 67 Miliar yang Disita di Restoran untuk Proyek Pelabuhan
- China Tinggalkan Properti, AI dan Robot Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
- Pesan Kapolda di Riau Bhayangkara Run: Jaga Alam untuk Generasi Penerus Kita
- AS Perketat Aturan Visa bagi Mahasiswa dan Jurnalis Asing
- Krisis Moneter Asia 1997: Awal Runtuhnya Keajaiban Ekonomi Asia
- Legislator Nilai Pencegahan Karhutla Masih Belum Optimal`
